Selasa, 12 April 2011

RUMUS MENGHITUNG RASIO KOMPERSI

Mungkin sebagian dari kita dah ngerti cara menghitung rasiokompresi.. Langsung saja..

Dari rumus di wikipedia (tanpa piston volume)









b = cylinder bore (diameter)

s = piston stroke length

Vc = volume of the combustion chamber (including head gasket). This is theminimum volume of the space into which the fuel and air is compressed, prior toignition. Because of the complex shape of this space, it usually is measureddirectly rather than calculated.



Dengan piston Volume

CR=(Vc+(D-PV))/Vc-PV



CR = Compression Ratio

Vc = volume of the combustion chamber (including head gasket).

D = Displacement.

PV = Piston Volume



Kenapa ada piston Volume? Karena jika aplikasi Flat top piston maka gak adamasalah, namun jika masang piston cekung atau cembung (jenong) maka Volumesilinder atau displacement tentu berubah karena dikurangi/ ditambahi olehcekungan dan cembungan piston crown..



Ato rumus simpelnya..





Volume Silinder + Volume Ruang bakar (termasuk ketebalan gasket) / Volume Ruangbakar..

Misal Scorpio saya..

Displacement (Volume silinder) = 223 cc

Volume Chamber (ruang bakar) = 22.069 cc

Volume Gasket (tebal 1.1mm) = 4.231 cc

Piston Volume = 0 cc (Flat, gak dihitung)

Maka rasio kompresinya adalah :

223 + (22.069+4.231) / (22.069+4.231)

223 + 26.3 / 26.3

249.3 / 26.3

= 9.47 dibulatkan jadi 9.5 : 1

Sesuai spek di brosur..

Rumus diaBos-bos pasti dah tahu cara ngitung Volume silinder atau displacementkan?



Rumusnya,

3.14 X Bore X Bore X Stroke / 4

Misal scorpio saya lagi..

Bore = 70 mm

Stroke = 58 mm

Jadi, 3.14 X 70 X 70 X 58 / 4, ketemunya 223 cc tadi..





Tetapi, pernah baca kurva Cam, seperti ini?Ato punyaKharisma di bawah ini?

Klep masuk buka 2° sebelum TMA, nutup 25° sesudah TMB

Klep buang buka 34° sebelum TMB, nutup 0° sesudah TMA

Ato Kawasaki athlete yg di post bos Hanx13 ini..

Inlet :

Buka : 20⁰sebelum TMA

Tutup : 60⁰setelah TMB

Durasi : 260⁰

Exhaust :

Buka : 55⁰sebelum TMA

Tutup : 25⁰setelah TMB

Durasi : 260⁰



Yang saya BOLD adalah inlet nutup (intake closing).. SELALU menutupsetelah TMB..

Padahal, rumus volume silnder, menggunakan Stroke (180 derajat crack setelahTMA, 0 derajat TMB) yg full.. alias dalam scorpio saya 58 mm..

Dimana saat itu, KLEP HISAP MASIH MEMBUKA.. bagaimana piston mengkompresi jikaklep hisap masih membuka??





Nah, karenasaya blom tahu (blom punya datanya) kapan klep hisap scorpio menutup.. Sayatrus mencoba mbongkar mesin tepat setelah klep hisap menutup.. jadi posisipiston di silinder seberapa.. (diukur dengan dial gauge, blom punya busurderajat) lalu ane ukur pake sigmat.. Berapa Stroke YANG SISA, setelah klephisap menutup.. supaya bisa dicari Rasio Kompresi Efektifnya..



Disebut Efektif karena baru saat itu Piston benar-benar meng kompresi..

Disebut juga Rasio Kompresi DINAMIS



Ketemu STROKE setelah klep hisap menutup adalah 25.4mm!! (Hampirsetengah stroke)

Volume efektif jadinya (saat kompresi)



3.14 X 70 X 70 X 25.4 / 4 = 97.576cc



Rasio Kompresi efektif (Volume silinder + Volume chamber dibagi volume chamber)=

98cc + 26.3cc / 26.3cc = 4.73

Tidak ada komentar:

Posting Komentar