Kamis, 18 September 2008

Tak Gadai Barang, tak punya Uang

(Pegadaian Mulai Ramai)

Banyak jalan menuju Roma, banyak pula cara untuk mendapatkan uang menjelang lebaran tiba. Jika sebagian orang membanting tulang dengan beragam cara seperti keras bekerja, bahkan ada yang rela terjerumus ke lembah nista. Namun tidak demikian bagi Lisa Munassih (32).


Warga Rt 01/05 Griya Loka BDS, Serpong, ini memilih untuk “Mengatasi masalah tanpa masalah”. Yah, slogan itu menurut dirinya adalah cara yang paling aman untuk bisa berlebaran kelak bersama keluarga. Didatangilah jasa pegadaian untuk bisa mendapatkan uang membeli keperluan baik pakaian dan kue lebaran.
Ia gadaikan barang elektronik berupa televisi berwarna 29 inch dan DVD player miliknya di Pegadaian Cabang BSD, Kecamatan Serpong Utara, Kabupaten Tangerang.
Selain bisa mendapatkan uang, cara ini untuk mengamankan harta bedanya dari aksi kejahataan saat rumah kontrakannya kosong ketika ditinggal mudik. "Setiap kali mudik, saya selalu menggadaikan barang-barang di kantor ini. Selain demi keamanan, menggadaikan barang di kantor pegadaian bisa dapat duit, lumayan buat tambahan," tandas Lisa yang berasal dari Lampung.
Serupa dengan Lisa, Chairil Anwar (54) warga Rt 04/03 Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong Utara, menggadaikan barang-barang berharga di kantor pegadaian. Baginya menggadai barang sebagai satu-satunya langkah yang paling tepat selama mudik berlebaran di kampung halaman. Menggadaikan barang dinilai lebih aman, daripada ditinggal di rumah atau kontrakan. "Ya ngeri saja. Daripada di kampung nanti kepikiranterus, mending digadaikan dulu. Nanti kalau balik ke sini ditebus lagi," ungkap pria asal Surabaya itu.
Chaeril sendiri telah menggadaikan motor Honda Supra X 125cc miliknya. Sebab, pada mudik lebaran nanti, dia memilih naik kereta ketimbang menggunakan sepeda motornya. “Mending motornya digadein aja, lumayan buat tambahan pulang kampung," ujarnya.
Menjelang 2 minggu kedepan hari raya, Perum Penggadaian nampak terlihat lebih ramai dari hari biasanya. Puluhan orang hilir mudik dengan membawa barang-barang berharga seperti barang elektronik, sepeda motor, dan perhiasan emas untuk digadaikan.
Manajer Tata Usaha Perum Pegadaian Cabang BSD, Kecamatan Serpong Utara, Kabupaten Tangerang AA Rai Indrawati mengatakan, meski tidak signifikan, intensitas warga yang datang menggadaikan barang menjelang mudik lebaran ini mulai menunjukkan peningkatan. Biasanya, kata dia, jumlah orang yang menggadaikan akan terus meningkat seiring dekatnya hari raya Lebaran. "Berdasarkan pengalaman tahun lalu, saat mendekati lebaran, biasanya nasabah semakin meningkat," ujarnya.
Barang-barang yang paling banyak digadaikan nasabah, kata Rai, adalah perhiasan jenis emas dan elektronik, namun, sayang ia tidak merinci berapa rata-rata uang yang dikeluarkan setiap hari dalam transaksi barang itu. "Untuk masalah itu, kami belum menghitungnya," ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar