Minggu, 16 November 2008

Dari Banten, Krakatau Memesona


Sabtu (15/11) kemarin, “delegasi turis” dari Pemprov Banten yang dinahkodai Gubernur Atut Chosiyah, berlayar ke tengah perairan Selat Sunda. Dari atas Kapal Roll on Roll Out (Roro) itu, mereka terus mendekati Gunung Krakatau yang tampak masih mengeluarkan asap putih nan menawan.
Bukannya khawatir bila sewaktu-waktu bisa meledak atau menyemburkan lahar panas, Gunung Krakatau itu justru didekati oleh para turis asal Pemprov Banten ini hingga beberapa meter saja.
“Lihat tuh, keindahan alamnya luar biasa,” kata Gubernur Atut sembari menunjuk ke arah Krakatau dihadapan tamu undangan yang khusus diberangkatkan untuk mengikuti kegiatan Wisata Krakatau 2008.
Diantara “turis Pemprov” yang ikut merasakan keindahan Gunung Krakatau dari dekat tampak Wakil Gubernur HM Masduki dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata H Ranta Suharta. Sementara tamu undangan dari manca negara seperti Belanda, Jerman dan negara Eropa lainnya urung datang lantaran Cuaca Selat Sunda sepengetahuan mereka masih tak menentu.
Perjalanan mengarungi Selat Sunda ini sengaja digelar Pemprov Banten untuk membuktikan pesona Gunung Anak Karakatau dari arah bagian barat terujung Pulau Jawa, yakni Provinsi Banten.
Selama sekitar empat jam, mereka tanpa henti mengagumi fenomena keindahan Gunung Anak Krakatau dari atas kapal Roro yang jaraknya beberapa kilometer saja. Sesekali, sebagian diantara mereka mempergunakan kamera yang dibawanya bak fotografer untuk mengabadikan suasana di sekitar Gunung Krakatau. Tak jarang, Gubernur Atut yang terpesona sejak awal datang atas keelokan Krakatau ini tersenyum seolah ingin menggambarkan keindahan yang tengah dirasakannya tanpa bisa diucapkan dengan kata-kata.
Menurutnya, Gunung Krakatau sangat istimewa dan memiliki keunggulan tersendiri dibanding potensi wisata lainnya. Apalagi fenomena alamnya sudah terkenal dan tercatat dalam sejarahnya yang panjang. "Meski lokasinya berada di wilayah Lampung, tapi itu bisa dijadikan salah satu lokasi obyek wisata yang ditawarkan oleh Pemprov Banten. Terlebih Banten dan Lampung telah menjalin kerjasama,” ungkap Atut sekaligus menegaskan keinginannya untuk mengembangkan wisata Gunung Krakatau.
Lebih lanjut, dia mengajak pelaku usaha pariwisata seperti jasa perjalanan untuk memasukkan Gunung Krakatau sebagai salah satu obyek yang ditawarkan di Banten disamping 204 obyek wisata lainnya yang tengah dikembangkan pihaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar